Cuaca Ekstrim

🏫 Plafon Empat Ruang Kelas SDN Dawuhan Wetan 02 Ambruk, Diduga Akibat Rangka Kayu Lapuk

LUMAJANG, Jawa Timur – Struktur rangka kayu dan plafon pada empat ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dawuhan Wetan 02, Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, dilaporkan runtuh pada Jumat, 03 Oktober 2025, pukul 08.00 WIB. Insiden ini diduga kuat disebabkan oleh kondisi atap dan rangka kayu plafon yang sudah tidak layak dan lapuk termakan usia.

⏳ Kronologi Penanganan dan Asesmen Cepat

Runtuhnya plafon terjadi pada pagi hari dan segera dilaporkan kepada pihak terkait. Menanggapi laporan tersebut, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu Siaga ke lokasi kejadian.

  • Pukul 12.30 WIB: Tim TRC BPBD tiba di lokasi dan segera memulai kegiatan asesmen (penilaian kerusakan) untuk menginventarisasi dampak yang terjadi.
  • Pukul 13.30 WIB: Proses asesmen selesai dilaksanakan dengan aman dan lancar.

💰 Dampak dan Kerugian Material

Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa (Nihil), karena kemungkinan terjadi di luar jam pelajaran atau pada saat ruang kelas kosong.

Namun, kerugian material tercatat pada:

  • Ruang Kelas: Kerusakan terjadi pada rangka kayu dan plafon dengan dimensi ruangan sekitar $5 \times 6$ meter.
  • Total Kerugian: Diperkirakan mencapai Rp4.350.000,00 (Empat Juta Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).

🤝 Tindakan Penanganan dan Koordinasi

Sebagai tindak lanjut atas kejadian ini, langkah-langkah yang dilakukan oleh tim di lokasi meliputi:

  • Berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pemerintah Desa Dawuhan Wetan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, untuk penanganan dan perbaikan.
  • Melakukan asesmen di lokasi untuk pendataan kerusakan.
  • Melaporkan hasil temuan dan asesmen kepada pimpinan BPBD.

Personel yang terlibat langsung di lokasi kejadian adalah:

  1. Perangkat Desa Dawuhan Wetan.
  2. Pihak Sekolah SDN Dawuhan Wetan 02.
  3. TRC PB BPBD Kabupaten Lumajang.

BPBD bersama pihak terkait akan berkoordinasi lebih lanjut untuk mencari solusi perbaikan cepat agar kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa tidak terganggu dan keselamatan di lingkungan sekolah dapat terjamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *