Banjir

Anak Sungai Bondoyudo Meluap, Banjir Genangan Setinggi 100 CM Rendam Ratusan Rumah di Jatiroto Lumajang

LUMAJANG, Jawa Timur – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Jatiroto dan sekitarnya selama berjam-jam menyebabkan anak sungai Bondoyudo – Avour Dimo meluap drastis. Akibatnya, banjir genangan merendam ratusan Kepala Keluarga (KK) di Desa Rojopolo dan beberapa desa tetangga pada Jumat dini hari, 31 Oktober 2025.

⏱️ Kronologi Luapan Air dan Genangan

Hujan dengan intensitas sedang hingga deras mulai terjadi di Desa Rojopolo pada Kamis, 30 Oktober 2025, pukul 15.30 WIB. Hujan kembali deras pada Jumat, 31 Oktober 2025, pukul 00.30 WIB, hingga memicu luapan sungai:

  • Pukul 01.30 WIB: Anak sungai Bondoyudo – Avour Dimo yang melintasi Dusun Kokapan II (RT 03 RW 08) dan Dusun Persil (RT 02 RW 11) mengalami kenaikan debit signifikan dan meluap ke jalan serta pemukiman warga dengan ketinggian 10-30 cm.
  • Pukul 02.30 WIB: Air luapan terus naik hingga masuk ke dalam rumah warga. Ketinggian air di halaman mencapai 60 cm, sementara di dalam rumah mencapai 20 cm.
  • Pukul 08.00 WIB: Ketinggian air mencapai puncaknya di Dusun Persil setinggi 100 cm (1 meter), sedangkan Dusun Kokapan I dan II mencapai 50 cm.
  • Sekolah terdampak: SDN Rojopolo 02 mengalami genangan setinggi 60 cm di halaman, sehingga kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara daring.

👥 Dampak Luas di Tiga Desa

Banjir genangan ini disebabkan oleh hujan deras yang berlangsung lama dan kenaikan debit anak sungai Bondoyudo – Avour Dimo. Dampak paling parah dirasakan di Desa Rojopolo, namun turut meluas ke desa lain:

Lokasi Terdampak Jumlah KK Terdampak (Estimasi)
Dusun Persil (RW 09, 10, 11) 750 KK
Dusun Kokapan I & II 385 KK
Dusun Petung (Desa Kaliboto Kidul) 40 KK
Dusun Kembang (Desa Tekung) 6 KK
Total KK Terdampak 1.181 KK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *