Banjir Meluas ke Rowokangkung, 895 KK Terdampak, Air di Dusun Wungurejo Capai 1 Meter
LUMAJANG, Jawa Timur – Dampak luapan anak Sungai Bondoyudo – Avour Dimo, Sungai Menjangan, dan beberapa saluran air lainnya meluas hingga ke Kecamatan Rowokangkung pada Jumat, 31 Oktober 2025. Peristiwa ini merendam sedikitnya 895 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di beberapa dusun Desa Rowokangkung dan Desa Sidorejo.
🌊 Kronologi Eskalasi Banjir
Hujan deras yang terjadi sejak Kamis (30/10) pukul 15.30 WIB dan kembali intens pada Jumat dini hari (31/10) pukul 00.30 WIB, menyebabkan genangan parah di Jatiroto, yang kemudian merambat ke Rowokangkung.
- Pukul 15.00 WIB: Air luapan mulai memasuki halaman rumah warga di Dusun Rowoasri RT 01 RW 07 Desa Rowokangkung dan Dusun Penggung Lor, dengan ketinggian mencapai 30 cm dan mulai masuk ke dalam rumah.
- Pukul 15.30 WIB: Genangan air mulai terjadi di Dusun Wungurejo Desa Sidorejo, mencapai 20 cm dan menggenangi jalan.
- Pukul 19.00 WIB: Ketinggian air semakin meningkat drastis. Di Dusun Wungurejo mencapai 40 cm dan memasuki rumah warga, sementara di Dusun Rowoasri ketinggian genangan berkisar 30 cm hingga 50 cm.
- Pukul 21.00 WIB: Kondisi memburuk di Dusun Wungurejo, di mana ketinggian air mencapai 100 cm (1 meter) dan dilaporkan cenderung terus naik.
Akses jalan di Dusun Wungurejo saat ini tertutup total untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.
👥 Sebaran Dampak dan Kerugian
Penyebab utama banjir ini adalah hujan deras yang berlangsung lama dan kenaikan debit air di lima saluran air utama: Anak Sungai Bondoyudo-Avour Dimo, Sungai Menjangan, Sungai Jatiroto, Avour Banter, dan Avour 12.
Korban jiwa dilaporkan Nihil. Namun, dampak pemukiman sangat luas, mencakup 895 KK yang tersebar di Desa Rowokangkung, Desa Sidorejo, dan Desa Nogosari. Dusun Wungurejo di Desa Sidorejo menjadi lokasi terparah dengan total 513 KK terdampak.
🚀 Tindakan Darurat dan Rencana Lanjutan
BPBD Kabupaten Lumajang menerima laporan mengenai genangan ini dan segera mengirimkan TRC untuk asesmen. Penanganan dikoordinasikan secara intensif dengan Forkopimca Rowokangkung, PUSDA Jatim, DPUTR, dan Dinas Sosial.
Kebutuhan mendesak yang saat ini difokuskan adalah Makanan dan Air Bersih.
Rencana Tindak Lanjut yang akan segera dilaksanakan meliputi:
- Bantuan Logistik: BPBD akan segera melakukan dropping air bersih, makanan siap saji, dan tambahan gizi. Dinas Sosial, Bagian Umum, dan Relawan Rajawali akan menyalurkan nasi bungkus dan air mineral.
- Pengerahan Alat Berat: PUSDA Jatim dan DPUTR Kabupaten Lumajang telah menyiapkan alat berat berupa exavator PC25 dan Dumtruck untuk penanganan normalisasi sungai dan saluran air setelah air surut.
- Kunjungan Pimpinan: Bupati dan Dandim dijadwalkan akan melaksanakan kunjungan ke wilayah terdampak untuk meninjau langsung kondisi di lapangan.
Catatan Tambahan: Air di Dusun Rowoasri, Dusun Penggung Lor, dan Dusun Wungurejo masih berpotensi mengalami kenaikan, dan cuaca di sekitar Kecamatan Rowokangkung saat ini masih mendung. Aparat dan warga diminta untuk tetap siaga.
