Cuaca Ekstrim

Atap Rumah Ambruk di Ditotrunan Lumajang, Dipicu Cuaca Ekstrem dan Kondisi Bangunan Lapuk

LUMAJANG, Jawa Timur – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Lumajang pada Minggu sore, 12 Oktober 2025, menyebabkan sebuah rumah di Kelurahan Ditotrunan mengalami kerusakan parah. Seluruh pondasi atap bagian belakang rumah ambruk akibat tergerus cuaca ekstrem dan kondisi bangunan yang sudah lapuk.

🏠 Kronologi dan Dampak Robohnya Atap

Peristiwa ini menimpa rumah milik Ibu Nurul Hayimatun Fatma (51 tahun) di Jalan Swandak Barat RT 04 RW 05, Kelurahan Ditotrunan. Ibu Nurul dan lima anggota keluarganya (total 6 jiwa) menjadi korban terdampak.

Kronologi kejadian bermula pada:

  1. Pukul 16.00 WIB, Minggu (12/10): Hujan turun dengan intensitas tinggi dan durasi lama di wilayah Kecamatan Lumajang.
  2. Pukul 17.30 WIB: Hujan yang tidak kunjung berhenti menyebabkan kebocoran hebat pada atap rumah Ibu Nurul, yang diketahui kondisinya sudah tua, lapuk, dan pondasi atapnya rusak.
  3. Pukul 18.00 WIB: Ibu Nurul dan anaknya mendengar suara kayu patah, dan seketika itu seluruh pondasi atap rumah bagian belakang roboh. Bersamaan dengan itu, beberapa plafon runtuh.

Ironisnya, saat kejadian, Ibu Nurul dilaporkan sedang dalam kondisi sakit dan suaminya bekerja di luar kota (pulang dua minggu sekali), sehingga penanganan awal dilakukan mandiri. Tidak ada korban jiwa (Nihil) dalam insiden ini.

💰 Kerugian Material dan Respon BPBD

Kerugian material ditaksir mencapai Rp10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah), meliputi:

  • Robohnya bangunan atap rumah dari kayu dan genteng berukuran 6×6 meter.
  • Rusaknya perabotan rumah tangga.
  • Runtuhnya 15 lembar plafon dan pecahnya beberapa genteng.

Laporan resmi kejadian baru diterima oleh BPBD pada keesokan harinya:

  • Pukul 15.00 WIB, Senin (13/10): Kepala Kelurahan Ditotrunan meneruskan laporan kepada Kalaksa BPBD Kabupaten Lumajang.
  • Pukul 15.10 WIB: Personel TRC BPBD Kabupaten Lumajang tiba di lokasi untuk melakukan asesmen kerusakan. Proses asesmen didampingi oleh Lurah Ditotrunan dan Babinsa Koramil Kota.
  • Pukul 17.00 WIB: Petugas BPBD kembali ke lokasi untuk menyerahkan bantuan logistik darurat.

📦 Tindakan dan Bantuan Darurat yang Disalurkan

Tindakan yang telah dilakukan BPBD meliputi:

  1. Melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kelurahan Ditotrunan dan instansi terkait.
  2. Mengirimkan TRC BPBD untuk asesmen dan dropping bantuan logistik.
  3. Melaporkan kepada pimpinan.

Bantuan Darurat yang disalurkan kepada keluarga Ibu Nurul meliputi:

  • Terpal (2 lembar)
  • Matras Lipat (4 lembar)
  • Tambahan Gizi (12 kaleng)
  • Lauk Pauk (12 kaleng)
  • Hygiene Kit (1 paket)
  • Peralatan Makan dan Peralatan Masak (masing-masing 1 paket)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *