Rehabilitasi dan Renkonstruksi

Pembinaan dan Pengawasan Penanggulangan Bencana di Desa Gondoruso

LUMAJANG – Pada hari Rabu, 17 September 2025, telah dilaksanakan kegiatan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kantor Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan kesiapsiagaan desa dalam menghadapi bencana.
Kondisi Geografis dan Potensi Bencana
Desa Gondoruso memiliki populasi sekitar 5.848 jiwa, dengan mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani dan penambang pasir. Berdasarkan hasil koordinasi dengan perangkat desa, potensi bencana yang paling sering terjadi di wilayah ini adalah banjir lahar dingin DAS Gunung Semeru. Bencana lain seperti longsor atau gempa bumi untuk saat ini masih nihil.
Temuan di Lapangan
Dalam pertemuan tersebut, ditemukan adanya masalah serius terkait tanggul di DAS Rejali. Banjir lahar dingin sebelumnya telah menyebabkan terkikisnya tanggul sepanjang 85 meter dengan ketinggian 12 meter. Kondisi ini diperparah oleh penumpukan material bebatuan di tengah aliran sungai yang mengalihkan arus langsung ke arah tanggul.
Pergeseran aliran sungai ini berpotensi membahayakan dua dusun, yaitu Dusun Glendang Petung dan Dusun Liwek, serta berdampak besar pada sektor pertanian. Sampai saat ini, belum ada penanganan lebih lanjut terhadap kerusakan tanggul tersebut karena statusnya berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi.
Langkah Selanjutnya
Kegiatan pembinaan dan pengawasan ini berjalan dengan lancar. Laporan ini menjadi dasar untuk langkah koordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait, khususnya pemerintah provinsi, guna segera menangani kerusakan tanggul demi mencegah dampak yang lebih besar pada masyarakat dan lahan pertanian di Desa Gondoruso.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *