Erosi Sungai Menjangan di Padang Lumajang Ancam Lahan Warga, Jarak ke Permukiman Tinggal 26 Meter
LUMAJANG, Jawa Timur – Peningkatan curah hujan sepanjang awal Oktober 2025 memicu erosi signifikan pada tebing Sungai Menjangan di Dusun Ngaglik, Desa Babakan, Kecamatan Padang. Erosi ini menyebabkan tanah longsor pada lahan tebu milik warga dan menimbulkan potensi ancaman terhadap permukiman di sekitarnya.
🌊 Kronologi dan Dimensi Longsoran
Informasi mengenai kejadian ini diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Lumajang pada 26 Oktober 2025. Kejadian ini dikategorikan sebagai Tanah Longsor yang disebabkan oleh erosi terus-menerus akibat arus sungai yang berubah-ubah selama musim hujan.
Menurut keterangan Samsul, suami dari pemilik lahan, Siti Mun Faridah (Dusun Ngaglik RT 13 RW 3), longsor terjadi sedikit demi sedikit sejak peningkatan curah hujan pada awal Oktober 2025.
Hasil asesmen yang dilakukan oleh Tim TRC BPBD Lumajang di lokasi menemukan:
- Panjang longsoran: 15 meter.
- Tinggi longsoran: 5 meter.
- Pengurangan luas lahan tebu: 1 meter.
⚠️ Potensi Bahaya dan Status Infrastruktur
Meskipun saat ini longsor hanya berdampak pada lahan tebu, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena jarak terdekat ke pemukiman warga hanya tinggal 26 meter. Jika erosi terus berlanjut, tebing sungai berpotensi membahayakan keselamatan warga di sekitar lokasi.
Adapun lokasi longsoran ini berada berdekatan dengan jembatan yang dibangun pada tahun 1991. Ditemukan catatan tambahan mengenai kewenangan infrastruktur di lokasi tersebut:
- Sungai Menjangan berada di bawah kewenangan Provinsi.
- Jalan dan jembatan di lokasi tersebut merupakan kewenangan Kabupaten.
📋 Tindak Lanjut dan Rekomendasi
Sebagai langkah awal, personel TRC BPBD Kabupaten Lumajang telah diturunkan untuk melakukan asesmen dan peninjauan di lokasi.
Kesimpulan sementara menunjukkan bahwa kondisi tebing sungai harus segera ditangani untuk mencegah bencana yang lebih besar.
Rekomendasi dan tindak lanjut berikutnya meliputi:
- Koordinasi Lintas Instansi: Melakukan koordinasi lebih lanjut dengan dinas terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum (DPU) atau Pengairan, untuk merencanakan penanganan tebing sungai, termasuk perkuatan tebing atau normalisasi aliran sungai.
- Himbauan Kewaspadaan: Memberikan himbauan kepada pemilik lahan dan warga yang tinggal di dekat Sungai Menjangan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan deras atau peningkatan debit air sungai.
Pemerintah daerah melalui BPBD akan terus memantau perkembangan erosi ini dan memastikan langkah-langkah mitigasi segera dilaksanakan.
